miss my blog
07 Nov 2011 Leave a Comment
what??? udah bulan november aja dan blog ini masih sepi.. ck ck ck penuruna produksi kata menurun drastis. there would be a lot of exuses if i tell one by one, so let me tell you the other change i will make and a bunch of suprises i show, so just wait for the next posting
miss y!
NEVER SAY IT’s IMPOSSIBLE!
16 May 2011 Leave a Comment
in curcol, maknadibalikcerita Tags: hiking, impian, persahabatan, semangat
ceritanya hari ini saya hiking barengan beberapa anak-anak siaware. Rute awal yang direncanakan adalah hiking sampai puncak burangrang, namun ditengah perjalan ada wacana kalo tempat hikingnya diganti jadi ke sekitar CIC -Ciwangun Indah Camp- .
Sesampainya di terminal parongpong kita harus melewati villa istana bunga yang rumahnya bikin mupeng-mupeng, disana terlihat pemandangan gunung burangrangg dan gunung tangkuban perahu. Gunung burangrang terlihat dekat di sebelah kiri dan gunung tangkuban perahu terlihat membentang nan jauh disana. nah ceritanya belum aja sampai CIC saya sudah ngeluh capeee dan capee karena seperti biasa badan saya yang jarang diolahragain ini ringkih kalo diajak jalan jauh, nah pas mau sampai gerbang CIC mendadak belok ke kanan,lah mau kmana ini pikirku sambil meneguk air mineral karena baru sampai situ saja saya udah ngosngosan. Nah dibilangin deh tuh sama leader kita yang namanya sani kalau tujuan kita itu kebun teh sukawana, yowis lah gapapa kalo sampai situ toh waktu SMA pernah juga rihlah kesana, nah ternyata di perkebunan teh yang polanya dibilang sama indri itu corps circle itu kita masih harus jalan dan kembali lagi sani bilang kalo kita jalan sampai saungsaungan di atas bukit kebun teh, hmm cukup jauh sih tapi gapapalah toh sampai sana bisa nge-indomie. ternyatah saudarah saudarah disana cuma istirahat beberapa menit aja dan setelah itu menyusuri perbukitan perkebunan teh yang jalannya masya Allah >45 drajat deh miringnya.
Dalam suasana yang masih mengeluh capeee sani tiba2 bikin cenat cenut dengan bilang kalo tuuan kita itu ada disebelah sonooohhh,dijajaran tower diatas gunung yang letaknya ga sebukit dengan bukit yang baru saja kita taklukan. jujur ya lutut udah pegal-pegal dan gemeteran, terus bener2 ngerasa kalau kita, terutama saya, gakan mungkin sampai di tower itu, udah ngeluhh terus ke sani dengan bertanya dengan desperatenya “san kapan sampai,san berapa lama lagi, san makan indominya disini saja yuk, san istirahat yuk, dan san san san san san lainnya” kebayang sani udah panas tuh kupingnya hehehe, dan syukur punya teman seperti sani yang menggunakan kebohongan sebagai penyemangat kita. kenapa saya bilang kebohongan, karena setiap ditanya masih jauh ato ga pasti jawabnya bentar lagi kok, 10 menit aja, tanggung istirahatnya di depan jangan disini, dll.
Stelah berpanas panas ria di kebun teh akhirnya kita memasuki hutan yang super lembab dan dingin. perjalanan masih panjang dan keluhan san san san pun masih mengiringi perjalanan, sani cuma jawab pakai senyum, cape kali yeee jawab emak2 yang berkicau mulu hehe. Dan setelah melewati jalan bebatuan di tengah hutan belantara akhirnya saudarah saudarah beberapa teman2 yang perempuan teriak kegirangan dan bilang “udah nyampe, sumpah bagus banget” penasaran kan saya jadinya,biasa sih boyot jalannya jadi telat deh sampai di tujuan, and guess what, kita udah ada di pinggirnya kawah gunung tangkuban perahu! Astagfirulloh padahal tadi ya si gunung tuh aku tunjuk2 di jalan dan berasa jauh dan takjub aja bisa sampai disini, di gunung yang tadi cuma setitik di jari telunjuk. Yang tadinya dibilang gak mungkin dan sempet ngerasa sani itu boong ternyata jadi kenyataan heheheh sori agak lebay. nah dari spot itu bisa keliatan tenda2 penjual di pusat wisata g.tangkuban perahu, lah aku pikir habis kita berindomie ria *sumpah enak banget indomienya* dan berfoto2 ria kita akan pulang, dan no no no kejutan belum beres karena setelah itu kita bener2 ke tempat wisata orang2 normal *bukan orang kucel seperti kita* dan Subhanallah senangnya ketika melihat jalan beraspal,hehe maklum di gunung berledok-ledok ria. Ok aku pikir kita akan pulang dan sudahi cerita hari ini, ternyata eh ternyata perjalanan masih dilanjutkan ke kawah domas. walau udah sering ke tangkuban perahu tapi baru kali ini ke kawah domas, dan walo jalannya bikin paha dan betis tegang2 pemandangan disana bener2 menakjubkan dan disana bisa manjain kaki dengan berendam di kolam air hangat walaupun bau belerangnya pekat.
Habis dari sana perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri hutan untuk sampai di jalan raya *motong jalan* dan surprise banget karena nampaknya jalurnya jarang dilewatin orang karena sani harus mengeluarkan golok saktinya buat memotong belukar yang menghalangi jalan, terus tambah seru dengan adanya goa-goa an yang terbentuk dari akar tanaman. perjalanan sedikit horor karena kabut semakin pekat dan pandangan semakin pendek hingga akhirnya kita sampai di sebuang padang, seperti biasa genk emak2 jingkrak jingkrak kegirangan hehehe. Sambil bergelap gelap kita susuri jalan setapak dan tanpa banyak sita waktu..TARAAAAAA kita sudah ketemu jalan beraspal lagi, jalan sekitar tanjakan emen dekat ciater dan tanpa tunggu lama sang elf subang-bandung pun kami tumpangi, walau berdesak desak dan berpengap pengap kami tetap bersyukur karena ini pertama kalinya kaki bisa cuti dulu. Dan sampailah kesemuanya di rumah, Alhamdulillah semuanya lahap menyantap makanan, walau sederhana tapi sungguh itu makan malam yang spesial. Terimakasih teman2 untuk hari ini, untuk setiap semangat, untuk setiap tawa. Saya banyak belajar hari ini tentang perjuangan, tentang bagaimana kita meraih impian, tentang persahabatan. Sebelumnya ketika saya memiliki impian tinggi saya selalu bilang gak mungkin pasti ga bisa,saya ga mampu dan bla bla bla yang menghambat diri saya untuk mencapai impian tersebut. HAri ini saya belajar bahwa saya seharusnya menargetkan impian saya setinggi yang saya mau *seperti saat sani menunjuk tower itu*, lalu saya harus berusaha lebih untuk impian tinggi itu *seperti saat kecapean bahkan sampai jatoh2 pulak*,lalu ternyata saya pasti bisa meraih lebih dari apa yang saya targetkan *seperti saat sampai di kawah domas dan pulang lewat hutan* dan yakinlah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dan satu hal lagi saya dikelilingi orang2 yang siap membantu saya saat saya terjatuh, mereka akan membangunkan dan meneriaki semangat lagi. TERIMAKASIH KAWAN, Special Thanks to : Teh syka, Mba sari, rani, Indri (walo sering cemburu :p), Sani,Bayu, GinGin, dan Jembar untuk pengalaman luar biasa hari ini
tapi next trip nya jangan ke gunung dulu ya :p
bosen dilangkahin?
16 May 2011 Leave a Comment
Hari ini baca facebook dan salah seorang teman mengundang ke pernikahannya, Alhamdulillah. Temanku tersebut melewati masa pacaran tak lebih lama dari masa pacannya diriku, bahkan saat temanku ini masih single dan masih mengeceng pujaannya aku sudah berstatus non-single. Tahukah bahwa kejadian seperti ini sudah saya alami berkali-kali. Terkadang saya suka bertanya pada Tuhan, Allah SWT.Ya Allah kapankah hamba merasakan bahagia seperti mereka? Adilkah ini hamba harus menunggu lebih lama dibandingkan yang lainnya? Ternyata jawabanny terletak pada IMAN. Ya Iman kita terhad Allah bahwa senatiasanya Allah akan memberikan jodoh yang terbaik di saat dan di waktu yang tepat. Jadi apalagi yang harus kita risaukan, apa yang harus digalaukan jikalau someday somewhere akan tiba waktunya untuk kita merasakan pernikahan juga. Yakinilah bahwa Allah memiliki hadiah spesial untuk kita. Untuk menjawab judul postingan TIDAk, saya tidak bosan dilangkahin dalam soal nikah menikah karena saya in bahwa semuanya itu akan indah pada waktunya
think possitively!
Chimera
14 May 2011 Leave a Comment
Kemarin aku lihat acara CSI di Fox Crime, salah satu acara yang menjadi favoritku. Seneng banget tiap lihat seri CSI karena tiap itu pula aku dapat ilmu yang baru, salah satunya yang baru kmarin aku lihat adalah soal Chimera, apa sih sebenarnya chimera itu, kalo googling pasti langsung muncul di wikipedia soal chimera ini, jadi chimera ini disebutkan adalah sebuah mitos dari yunani, nih quote nya dari wikipedia:
” The Chimera or Chimaera (Greek: Χίμαιρα, Khimaira, from χίμαρος, khimaros, “she-goat”) was, according to Greek mythology, a monstrous fire-breathing female creature of Lycia in Asia Minor, composed of the parts of multiple animals: upon the body of a lioness with a tail that ended in a snake‘s head, the head of a goat arose on her back at the center of her spine. The Chimera was one of the offspring of Typhon and EchidnaCerberus and the Lernaean Hydra. The term chimera has also come to mean, more generally, an impossible or foolish fantasy, hard to believe.” and a sibling of such monsters as
Nah ternyata di seri CSI tersebut diceritakan ada seseorang yang menganggap dirinya adalah chimera, sang mitos itu. Diceritakan terjadi pemerkosaan terhadapa seorang wanita, wanita itu ingat betul wajah pemerkosanya, tapi anehnya walau si lelaki yang dikenali wanita tersebut sudah tertangkap, berdasarkan ingatan waninta tsb, tapi kecocokan antara DNA dari jejak mani dan DNA dari mulut lelaki tersebut tidak sama, disebutkan terdapat beberapa lokus yang berbeda. nah yang dicuragi malah saudara2 laki-laki si tersangka, dan tak ada satupun DNA yang cocok dari kesemua sodara laki-lakinya. Dasar emang film ato emang sutradanya kepinteran ya, suatu ketika Grissom-salah satu pemain CSI- hendak memeriksa bagian punggung si tersangka, dan saat disinari sinar UV terdapat pola aneh pada punggungnya, langsunglah dia googling dan menemukan bahwa si lelaki itu memiliki kelainan, yaitu di dalam tubuhnya dia memiliki dua set DNA yang berbeda, normalnya satu manusia hanya punya satu set DNA. Nah inilah yang menyebabkan kenapa DNA dari mani berbeda dengan DNA dari mulut. Akhirnya di uji ulang lah sequence DNA yang diambil dari darah dan sperma, dan akhirnya terbukti bahwa lelaki itu memandaatkan kelainannya demi kejahatan, ck ck ck ada ada aja. lalu apa sebenarnya yang menjadi penyebab penyakit ini?
nemu link yang ngebahas tentang manusia chimera ini
” Manusia Chimera berawal dari kehamilan anak kembar, yang pada fase pembentukan embrio berakhir dengan menyatunya dua embrio tadi menjadi satu embrio saja, dengan mekanisme yang belum diketahui. Bila embrio anak kembar ini sama jenis kelaminnya maka akan terjadi true human Chimera. Dilain pihak, bila embrio anak kembar ini berbeda jenis kelaminnya akan kita dapatkan hermaphrodite human Chimera”
sumber : http://www.ahmadfaried.com/admin/dokumen/insight%20-%20chimera.pdf
Kapan ya film2 ato sinetron indonesia bisa meleburkan antara cerita dan real science, ga cuma nangis-nangisan ato jahat-jahatan, yuk ah jangan sekedar nonton yang ga manfaat, perkaya ilmu itu bisa dari mana aja, ga harus baca buku mulu, heuuu… eh kalo di makul BIOTEKNOLOGI, chimera itu adalah salah satu jenis antibodi yaitu bagian Fab ato v region berasal dari tikus dan bagian Fc berasal dari manusia, mungkin nama chimera untuk antibodi ini dikarenakan perpaduan dua gen pengkode Fab dan Fc yang berasal dari dua makhluk yang berbeda ya (baca:tikus dan manusia), mesti banyak belajar lagi nih. wuhuuuuu wait another CSI episode
Nail Buffer Set, my first ORIFLAME stuff
14 May 2011 Leave a Comment
Kebayang ga sih kalo aku sudah mengenal oriflame dari jaman SMP, tapi baru tahu bagaimana sistem bisnis ini pas sekarang udah mau lulus S1. Terserah mau dibilang centil ato apalah tapi emang bener aku sudah mengenal produk oriflame dari jaman SMP, kelas 3 tepatnya, ga secentil itu kok karena barang yang dibeli bukan produk dekoratif alias make up tapi sebuah produk yang sampai ini masih ada dan masih laku pulak buktinya per tanggal 3 april aja stok nya udah kosong
, tapi pasti nanti di re-stok
Nah ini nih barang pertama yang aku beli di oriflame
tahu gak sih loh (logat anak gaool) pakai produk ini = manicure pedicure di salon bo. Harganya cuma 24.900 itupun kalo diskon bisa jadi lebih murah, bandingin sama perawatan kuku di salon, jauh kan bedanya. Kalo beli produk ini akan diberi 3 stik dengan nomor 1,2,3. Nomer 1 seperti ampelas, tugasnya mengikis lapisan kusam jari kita,Stik Nomer 2 tugasnya seperti memberi kelembaban ato moisturizer-nya kuku kita, nah baru deh di stik ke 3 kuku akan langsung ajaib jadi kinclongg sama kalo pakai kuteks tapi bedanya kalo yang ini bisa dipakai shalat, nah justru karena alasan itu dulu waku SMP aku beli produk ini, kalo kuteks kan dipakainya saat halangan saja tapi kalo ini mau dipake setiap hari juga hayu mau dipake seminguu dua kalo juga hayu, suka-suka hati aja, ga ada dosisnya ko, dan gakan overdosis pula, hehee. Nah beranjak dewasa, mulai centil nih, dan pas kemaren mau tunangan entah mengapa ingin mempercantik kuku kaki dan tangan (
padahal apa hubungannya ya sama tunangan, hehe), Lalu dengan centilnya aku ke salon dan pilih paket manicure pedicure, dan hasilnya sama aja kaya pakai nail buffer set oriflame ini, wehehehe bahkan finishing touchnya kukuku (3 ku) dipakein white tip pencilnya oriflame, yang ini nih

makin asik deh kukunya jadinya, yuhuuu emang hip banget deh produk oriflame, tua muda semua pakai
yang penting bukan apa yang kamu tahu tapi apa yang kamu lakukan dengan apa yang kamu tahu
14 May 2011 Leave a Comment
pernah ga sih merasa beruntung telah ambil jurusan yang sekarang di jalani atau malah merasa petaka? Mungkin untuk sebagian anak farmasi berfikir bahwa telah salah jurusan masuk jurusan farmasi, hehe, tepatnya untuk anak tingkat 4 yang sudah mulai bosan dengan kuliah dan tugas akhir yang tak kunjung beres. ini kisah asli, kisah seorang anak farmasi yang tiba2 merasa beruntung menjadi seorang calon farmasis (baca:saya).
Pada malam itu mamahku sibuk mencari salep matanya, dan tiba2 mamah menemukan sebuah salep dan langsung menanyakan padaku apakah benar ini salep mata yang dicari. Sekilas aku melihat bentuk dari tube salepnya, lalu kubaca zat aktif dan indikasinya. Jelas dituliskan bahwa obat ini digunakan khusus untuk bagian mulut, namun mamah terus meyakinkan aku bahwa itu memang salep mata yang mamah cari,lalu aku teringat dengan salep yang diberikan dokter untuk penyembuhan sariawan,aku ingat nama zat aktifnya mirip2 seperti itu (malu dehh farmasis gatau nama zat aktif itu buat apa), ku yakinkan mamah agar tak memakainya namun mamah masih yakin bahwa itu salep matanya karena salep itu ditemukan di kamar mamah. Lalu kubuka tutup tube salep itu, mulut tube nya lebar tak jauh dari tube untuk salep kulit, kurasakan salepnya dan terasa butiran, saya merasa apabila salep tersebut diaplikasikan di mata maka mata akan mengalami iritasi karena butiran yang ada pada salep itu ukurannya tak lebih dari pasir halus yang bisa membuat mata pedih. Dengan uji organoleptik dan uji kemasan langsung saja aku teringat sebuah mata kuliah berjudul TEKNOLOGI SEDIAAN LIKUID SEMI SOLID (dan melupakan mata kuliah FARMAKOLOGI,karena lupa nama zat aktif), salah satu bahasan dari mata kuliah itu adalah tentang sediaan steril dan non steril. Dari sisi pembuatan tentu berbeda namun kita tidak tahu bagaimana membedakannya jika melihat dari proses pembuatannya karena yang kita terima adalah barang jadi maka satu hal kecil yang dapat dijadikan acuan adalah dengan membedakannya dari sisi kemasan. Salep non steril, salep yang ditemukan mamah, memiliki bentuk mulut yang pendek dan datar, hanya berupa bulatan dengan lubang ditengahnya, dalam penggunaannya lubang harus dibuat manual dengan menusukan bagian atas tutup pada mulut tube salep tersebut, ini berlaku untuk jenis sediaan krim atau gel yang biasa dikemas dalam tube yang sama. nah bagaimana bentuk kemasan tube salep steril? Beberapa saat kemudian mamah menemukan salep mata yang sebenarnya, Bentuk mulut salep steril berbentuk corong yang menciut di ujungnya, lubang pada ujung mulut tak perlu dilubangi secara manual. kenapa sih harus begitu? Untuk menjaga kesterilan isi tube tersebut maka dibuatlah bentuk seperti itu sehingga bagian yang terpapar keluar permukaannya tidak sebesar pada kemasan tube non steril, selain itu juga untuk mempermudah pengaplikasiannya. Salep/krim/gel steril biasanya digunakan untuk mata, dalam pengaplikasiaannya isi tube tidak dipegang oleh tangan lalu dioles ke mata namun isi tube langsung diaplikasikan ke mata tepatnya ke kantung konjungtiva (kelopak bawah mata), sehingga dengan bentuk mengerucut dari tube tersebut obat dapat diaplikasikan sedikit-sedikit dan merata, berbeda dengan salep/krim.gel non steril,misalnya untuk kulit, obat harus dikeluarkan dari tube lalu dioles dengan tangan, sehingga tak perlu bentuk khusus dari mulut tube untuk mengeluarka obat tersebut karena banyak sedikitnya bisa diatur oleh tangan.
Nah sebenarnya inti dari cerita ini bukan melulu soal ilmu yang saya punya sebagai seorang calon farmasis, namun sejauh mana saya menerapkan ilmu yang saya punya di kehidupan nyata, karena percuma bila ilmunya segudang tapi ga pernah mengaplikasikannya walau hanya seculi. Saya teringat sebuah kalimat dari sebuah pelatihan : “ Yang penting bukan apa yang saya tahu tapi apa yang saya lakukan dengan apa yang saya tahu” Langsung cleeebb ga sih, kalau saya langsung merasa selama ini saya hanya duduk di kelas, mendengarkan dosen, belajar untuk dapat nilai A, IP bagus, dan setelah tu sisanya hanya menjadi uap. Malu ga sih sebagai seorang calon farmasis tapi pas ditanya obat ini buat apa atau kalo sakit ini pake obat apa ga bisa jawab.. ckk ckk ckk kalo kata bang Haji Roma mah Terr Laa Luu… hehe.. buat semua yang merasa saat ini sudah punya ilmu, merasa sudah banyak tahu, bukan saatnya untuk menyombongkan diri dengan embel2 IPK nya, atau gelarnya tapi yang terpenting adalah apa yang sudah kita lakukan dengan ilmu yang kita punya, kebayang ga sih kalau semua orang Indonesia mengaplikasikan ilmu yang dipunya, yakinlah Jepang, Amerika dll lewattt..secara penduduk Indonesia berkali kali lipat betul ga. Yuk ah mulaii bergerak, sayang kalau ilmunya cuma jadi abuu .SEMANGAT!
Anak ITB gamau diajak bisnis oriflame?
14 May 2011 Leave a Comment
Suatu hari ketika saya sedang duduk menunggu orderan oriflame datang, di kantor cabang oriflame Bandung. Seorang ibu duduk tepat disebelah saya, dia mengobrol dengan sekelompok mahasiswi yang sedang menunggu orderan juga. Ibu tersebut tidak kenal para mahasiswi namun dengan ramah dan baiknya dia bercerita tentang strategi kesuksesannya mencapai level 21% alias senior manager di oriflame,inilah yang saya suka dari bisnis oriflame, yaitu saling mendukung sekalipun mereka berada pada grup yang berlainan. Ibu itu bercerita bahwa downline-downline nya adalah kebanyakan mahasiswa, salah satunya mahasiswa ITB, lalu salah satu mahasiswi berkomentar “ada anak ITB bu? kok bisa ya, aku kira mereka ga mau bisnis yang seperti ini”, dalam hati saya pengen jawab, mba mba saya anak ITB loh dan saya mau dan bisa bisnis ORIFLAME kok. jangan difikir semua mahasiswa ITB otaknya penuh rumus matematika atau apalah, rumus mencari uang pun harus ada donk
.Dalam pengembangan jaringan saya, percaya ga percaya hampir semua first line downline saya semuanya anak ITB.
Dalam bisnis oriflame tidak peduli apapun background kamu, tidak ada tuntunan IPK, regardless the gender alias mau cewe,cowo terserah, tua muda mangga, ibu RT atau dokter hayu. Jadi siapapun kamu, ga da alasan lagi buat ga gabung dengan ORIFLAME, di Bossfamily tentunya
Selamat Bergabung, Salam luar biasa!

Recent Comments